RSS

Pembelajaran Qur’an Hadits Era Internet

Tidak ada yang menyangka perkembangan internet akan memberikan dampak yang sedemikian dahsyat seperti saat ini. Internet merupakan wujud kemajuan teknologi informasi (komputer dan telekomunikasi) yang paling fenomenal karena mampu membawa umat manusia pada era globalisasi, suatu era dimana sekat-sekat geografis suatu daerah, atau negara menjadi pudar. Tidak hanya geografis, sekat waktu-pun dihilangkan oleh internet. Di mana dan kapanpun, asal kita terhubung ke internet, maka kita dapat bekerja, berkomunikasi, berinteraksi, menciptakan dan menyebarkan data, informasi dan pengetahuan dengan teramat sangat cepat, ke berbagai belahan dunia.

Kemajuan teknologi informasi kini telah mengubah cara masyarakat menghabiskan waktu dan cara mengerjakan sesuatu. Spektrum manfaatnya sangat begitu luas. Kini muncul bentuk-bentuk perubahan baru dalam aktifitas kehidupan masyarakat sebagai dampak dari kemajuan TI. Pada sistem perdagangan dan ekonomi kini muncul e-commerce, e-business, e-trading, dan e-shop. Pada sistem pemerintahan muncul e-government. Pada sistem surat-menyurat muncul e-mail. Kemudian jejaring pertemanan sosial seperti Facebook, Twitter, Plurk, Koprol, Foursquare dan sebagainya. Bentuk-bentuk perubahan di atas pada dasarnya merubah aktifitas masyarakat dalam dunia nyata ke dalam aktifitas dunia maya (aktifitas dalam dunia internet). Banyak lagi bentuk perubahan lainnya terjadi dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat yang dibawa oleh kemajuan TI, tidak terkecuali, dalam dunia pendidikan.

Dunia pendidikan termasuk yang paling diuntungkan dari kemajuan TI karena memperoleh manfaat yang luar biasa. Mulai dari eksplorasi materi-materi pembelajaran berkualitas seperti literatur, jurnal dan buku, membangun forum-forum diskusi ilmiah, sampai konsultasi/diskusi dengan para pakar di dunia, semua itu dapat dengan mudah dilakukan dan tanpa mengalami sekat-sekat karena setiap individu dapat melakukannya sendiri. Dampak yang sedemikian luas tersebut telah memberikan warna atau wajah baru dalam sistem pendidikan dunia, yang dikenal dengan berbagai istilah e-learning, distance learning, online learning, web based learning, computer-based learning, dan virtual class room, dimana semua terminologi tersebut mengacu pada pengertian yang sama yakni pendidikan berbasis teknologi informasi.

Read the rest of this entry »

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 14 Juni 2011 in Pembelajaran Qur'an Hadits

 

Tag: ,

Mengenal Secara Singkat Beberapa Software Qur’an dan Hadits

11th Century North African Qur’an in the Briti...

Image via Wikipedia

Di era globalisasi, teknologi informasi berperan sangat penting. Dengan menguasai teknologi dan informasi, kita memiliki modal yang cukup untuk menjadi pemenang dalam persaingan global. Di era globalisasi, tidak menguasai teknologi informasi identik dengan buta huruf.

Teknologi Informasi (TI) dan multimedia telah memungkinkan diwujudkannya pembelajaran yang efektif dan menyenangkan, yang melibatkan siswa secara aktif. Kemampuan TI dan multimedia dalam menyampaikan pesan dinilai sangat besar. Dalam bidang pendidikan, TI dan multimedia telah mengubah paradigma penyampaian materi pelajaran kepada peserta didik. Computer Assisted Instruction (CAI) bukan saja dapat membantu guru dalam mengajar, melainkan sudah dapat bersifat stand alone dalam memfasilitasi proses belajar.

Atas dasar itulah maka berikut ini akan kami tampilkan deskripsi singkat beberapa software yang dapat digunakan untuk belajar qur’an hadits secara mandiri. Ke depannya mungkin akan diusahakan lebih banyak lagi pembahasan mengenai software ataupun website yang dapat dijadikan media dan sumber belajar alternatif qur’an hadits.

  1. Hadith Encyclopedia v2.1 (kutubut tis’ah/kutub al-tis’ah) merupakan aplikasi penelusuran hadits yang dikembangkan oleh Harf, sebuah instansi yang bergerak dalam bidang pengembangan program yang berkedudukan di Kota Nashr,Kairo, Mesir. Program ini mencakup sembilan Kitab Hadits (Kutubut Tis’ah) meliputi: Sahih Al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Al-Tirmidhi, Sunan Al-Nasa’i, Sunan Abu Dawud, Sunan Ibn Majah, Musnad Ahmad bin Hanbal, Muwatta’ Al-Imam Malik and Sunan Al-Darimi. Dengan total lebih dari 62 ribu hadits yang sebanding dengan 25 ribu halaman cetak lengkap dengan eksplanasinya.
  2. Read the rest of this entry »
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12 Juni 2011 in Isu Terkini Qur'an Hadits

 

Tag: ,

Quran 3D Software Cantik Nan Apik Penampil al-Qur’an

Allah in stone in Rohtas Fort, District Jhelum...

Image via Wikipedia

Satu lagi software yang memanjakan kita dalam beribadah kepada Allah subhaanahu wata’aala. Sembari kita bekerja dan kadang jenuh di hadapan komputer atau laptop kita, mendingan kita berwudhu dulu (ini dianjurkan) trus buka aplikasi yang satu ini, maka kita serasa membaca al-Quran di atas meja kecil.

Memang benar, dari namanya, tampilan aplikasi ini 100 % 3D (tiga dimensi) alias benar-benar mendekati wujud aslinya.

Kelebihan perangkat lunak ini antara lain:

  1. Portabel, jadi tidak perlu diinstal, cukup diekstrak ke dalam komputer Anda, maka langsung bisa dijalankan.
  2. Tampilan yang menawan, yang menyajikan tampilan high quality, serta sejuk di mata.
  3. Ada tombol penunjuk berdasar ayat, surat dan juz.

Kekurangan:

  1. Sebanding dengan tampilannya, aplikasi ini membutuhkan space (ruang) yang lumayan besar yaitu 40-an MB.
  2. Tidak mendukung Bookmark, yaitu apabila kita ingin membaca surat al-Baqarah, terus berhenti di salah satu ayat, maka apabila kita tutup, trus selanjutnya kita buka lagi, maka yang muncul adalah tampilan awal lagi.
  3. Kadang-kadang tidak kompatibel di komputer-komputer lama, pentium 3 ke bawah.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Juni 2011 in Isu Terkini Qur'an Hadits

 

Tag: ,

Definisi Al Qur’an dan Wahyu

Pengantar

Untuk lebih memantapkan pemahaman siswa kelas X semester I terkait materi Pengertian Al-Qur’an dan Bukti Keotentikannya maka materi berikut lebih diarahkan pada pembahasan definisi al-Qur’an, asal usul kata al-Qur’an itu sendiri dan pengertian Wahyu beserta cara-cara wahyu diturunkan. Di bagian penutup disampaikan pula secara singkat mengenai perbedaan al-Qur’an dengan hadits Qudsi.

Selamat menyimak para siswa(i) sekalian…..

Pengertian Al Qur’an
Beberapa definisi tentang al-qur’an telah di kemukakan oleh beberapa ulama dari berbagai keahlian dalam bidang bahasa, ilmu kalam, ushul fiqh dan sebagainya. Definisi-definisi itu sudah tentu berbeda antara satu dengan yang lain, karena stressing (penekanannya) berbeda-beda yang disebabkan oleh perbedaan keahlian dan disiplin ilmu mereka.
Sehubungan dengan itu, Dr. Subhi al-Shalih merumuskan definisi al-qur’an yang dipandang sebagai definisi yang dapat diterima para ulama, terutama ahli bahasa, ahli fiqh dan ahli ushul fiqh. Sebagai berikut:
“Al Quran adalah firman Allah yang bersifat mukjizat yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW, yang tertulis dalam mushaf–mushaf, yang dinukil (diriwayatkan) dengan jalan mutawatir, dan membacanya merupakan ibadah.”

Asal Kata Al-Qur’an
Read the rest of this entry »

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 16 April 2011 in Materi Pembelajaran Kelas X

 

Tag: ,

Definisi dan Pengertian Al-Qur’an

Quran, Mus'haf_Al_Tajweed.

Image via Wikipedia

Pengantar

Materi berikut ini merupakan materi pengayaan bahan pembelajaran untuk siswa(i) kelas X semester I dengan standar kompetensi berupa: memahami pengertian al-Qur’an dan bukti keotentikannya dan kompetensi dasar poin 1 yakni: menjelaskan pengertian al-Qur’an menurut para ahli. Indikator pencapaian keberhasilan belajar diukur dari kemampuan siswa menyebutkan dan menjelaskan pengertian al-Qur’an secara tertulis.

Di bagian akhir postingan ini nanti akan disebutkan pula beberapa alternatif link bacaan yang bisa diakses sendiri oleh siswa(i) untuk menambah pemahaman dan perluasan wawasan serta kemampuan menganalisis terkait materi pengertian al-Qur’an.

Ta’riful Qur’an

Menurut bahasa, “Qur’an” berarti “bacaan”, pengertian seperti ini dikemukakan dalam Al-Qur’an sendiri yakni dalam surat Al-Qiyamah, ayat 17-18:

“Sesungguhnya mengumpulkan Al-Qur’an (di dalam dadamu) dan (menetapkan) bacaannya (pada lidahmu) itu adalah tanggungan kami. (Karena itu), jika kami telah membacakannya, hendaklah kamu ikuti bacaannya”.

Read the rest of this entry »

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 15 April 2011 in Materi Pembelajaran Kelas X

 

Tag: , ,

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Qur’an Hadits Madrasah Aliyah Kelas XI

A modern Arabic Quran with Persian translation...

Image via Wikipedia

Di kelas XI ini materi pembelajaran qur’an hadits lebih dititikberatkan pada kemampuan siswa memahami ayat dan hadits yang berkenaan dengan tema-tema tentang manusia dan tanggung jawabnya di muka bumi, kehidupan sosial dan peningkatan kualitas kepribadian diri. Penentuan standar kompetensi dan kompetensi dasar di kelas XI ini jika dikaitkan dengan standar kompetensi lulusan dan standar isi sudah cukup tepat dan sesuai, hanya saja jika kita bicara pada aspek keruntutan (sistematika) dan pemaparan materi masih sangat mungkin diperdebatkan. Semisal mengapa harus ayat dan hadits tentang syukur dan nikmat Allah yang harus dibahas di semester-semester awal dan bukannya yang lain. Meski memang harus disadari bahwa secara substansial, mata pelajaran Al-Qur’an-Hadis diharapkan memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mempelajari dan mempraktikkan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam al-Qur’an-hadis sebagai sumber utama ajaran Islam dan sekaligus menjadi pegangan dan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan telaah SK KD dan mengkaitkannya tidak hanya dengan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan versi Kementerian Agama saja namun juga merelevansikan dengan cakupan materi mata pelajaran lain semisal Sosiologi, PPKn dan mata pelajaran lain yang relevan, seharusnya menjadi pekerjaan rumah yang harus ditindaklanjuti oleh para guru mata pelajaran qur’an hadits.

Read the rest of this entry »

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 13 April 2011 in Pembelajaran Qur'an Hadits

 

Tag: , ,

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Qur’an Hadits Madrasah Aliyah Kelas X

Bismillah, the first verse of the first "...

Image via Wikipedia

Pengantar

Dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP Pasal 1, ayat 15) dikemukakan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. Penyusunan KTSP dilakukan oleh satuan pendidikan dengan memperhatikan dan berdasarkan standar kompetensi serta kompetensi dasar yang  dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

KTSP adalah suatu ide tentang pengembangan kurikulum yang diletakkan pada posisi yang paling dekat dengan pembelajaran, yakni sekolah dan satuan pendidikan. Pemberdayaan sekolah dan satuan pendidikan dengan memberikan otonomi  yang lebih besar, disamping menunjukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat juga merupakan sarana peningkatan kualitas, efesiensi, dan pemerataan pendidikan. KTSP merupakan salah satu wujud reformasi pendidikan yang memberikan otonomi kepada sekolah dan satuan pendidikan untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan potensi, tuntutan, dan kebutuhan masing-masing. Otonomi dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran merupakan potensi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerja guru dan staf sekolah, menawarkan partisipasi langsung kelompok-kelompok terkait, dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pendidikan, khususnya kurikulum. Pada sistem KTSP, sekolah memiliki “full autority and responsibility” dalam menetapkan kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan visi, isi dan tujuan satuan pendidikan. Untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan tersebut, sekolah dituntut untuk mengembangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam indikator kompetensi, mengembangkan strategi, menentukan prioritas, mengendalikan pemberdayaan berbagai potensi sekolah dan lingkungan sekitar, serta mempertanggungjawabkannya kepada masyarakat dan pemerintah.

Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12 April 2011 in Pembelajaran Qur'an Hadits

 

Tag: , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.